Headline :
Loading...

ads

Duh, Nilai Ekspor Sul-Sel Turun Lagi

Rabu, 17 Februari 2016


Nilai ekspor Sulsel pada Januari 2016 mengalami penurunan sebesar 26,99 persen jika dibandingkan nilai ekspor Desember 2015. Jika dibulan Desember 2015 nilai ekspor mencapai USD107,38 juta, namun dibulan Januari 2016, nilainya hanya menjadi USD78,41 juta. Sedangkan nilai ekspor Sulsel pada periode Januari hingga Desember 2015 mencapai USD1.409,10 juta. Jumlah ini mengalami penurunan sebesar 19,38 persen jika dibandingkan periode Januari sampai Desember 2014 yang mencapai USD1.747,92 juta.


”Fenomena penurunan nilai ekspor ini, terkait dengan penurunan daya beli negara tujuan. Tentu kemampuan daya beli mereka belum terlalu bagus. Karena fenomena volume ekspor Sulsel itu naik terutama dibulan Desember lalu, tetapi nilainya turun. Artinya, nilai komoditi kita melemah. Karena kondisi ekonomi negara tujuan ekspor Sulsel yang belum pulih seperti sebelumnya,” ungkap Nursam Salam, Kepala Badan Pusat Statistik Sulsel (BPS) Sulsel kepada wartawan di kantornya, Senin (15/2).


Nilai ekspor terbesar Sulsel disumbangkan ekspor nikel dengan nilai ekspor pada bulan Januari 2016 sebesar USD33,95 juta atau 43,29 persen dari total nilai ekspor, disusul ekspor komoditas kakao sebesar USD11,91 juta. Negara tujuan ekspor terbesar pada Januari 2016 adalah Jepang dengan nilai USD36,54 juta.


Lain halnya dengan impor. Nilai impor Sulsel pada Januari 2016 sebesar USD54,15 juta. Atau terjadi peningkatan sebesar 62,03 persen bila dibandingkan nilai impor Desember 2015. Secara kumulatif (Januari sampai Desember 2015, red) bila dibandingkan nilai impor pada Januari sampai Desember tahun 2014 mengalami peningkatan sebesar 12,85 persen.


Komoditas impor Sulsel dengan nilai terbesar adalah bahan bakar minyak sebesar USD18,63 juta disusul mesin-mesin/pesawat mekanik dengan nilai sebesar USD4,11 juta. Impor Sulsel pada periode Januari 2016 mengalami kenaikan 12,85 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.


”Sedangkan untuk neraca perdagangan Sulsel pada Januari 2016, surplus seperti tahun-tahun sebelumnya sebesar USD24,26 juta. Nilai ini lebih kecil dibanding surplus pada bulan Desember 2015 mencapai USD73,96 juta. Akumulasi surplus pada Januari sampai Desember 2015 sebesar USD465,43 juta,” tutupnya

0 komentar:

Posting Komentar test