Headline :
Loading...

ads

Musim Paceklik, Beras Melimpah di Pasar

Rabu, 17 Februari 2016



Masih berlangsungnya musim paceklik di bulan Februari 2016 tidak membuat stok dan pasokan beras di pasar berkurang. Berdasarkan data dari Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian, bahwa pelaku perdagangan beras di Indonesia ada sekitar 180.000 pedagang dan penggiling.

Terdapat 26 pedagang kelas menengah dan besar di antaranya tersebar 2 pedagang di Jawa Barat, 17 pedagang di Jawa Tengah, 2 dari Jawa Timur dan 5 dari Sulawesi Selatan
.
Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) Kementerian Pertanian, Suwandi mengatakan bahwa KPK KPPU telah mulai turun tangan untuk mengawasi.
 

“KPK dan KPPU saat ini telah mulai turun tangan mengawasi terkait fenomena ini,"kata Suwandi, Senin (15/2/2016).
 

Faktanya, justru stok pasar melimpah. Pasar merespon kejadian el-nino ini dengan berbagai prilaku dan indikasinya terlihat dari harga beras bulan Desember-Januari cenderung naik, namun secara tiba-tiba di minggu ke dua Februari harus melorot turun.
 

“Harga beras minggu pertama Februari Rp 13.344/kg dan di minggu kedua semakin turun menjadi Rp 7500-10.000/kg,"tambahnya.
 

Ayong, pedagang beras di Pasar Induk Cipinang (PIBC) menuturkan bila pasokan beras yang masuk ke PIBC di bulan Februari ini lebih banyak dibanding yang masuk di bulan Januari kemarin. Menurutnya, di bulan Februari ini dapat dengan mudah menyetok beras sebanyak 20 ton per hari. Sedang di bulan Januari hanya mampu menyetok beras sebanyak 15 ton per hari. Itupun dalam jangka waktu lama.

“Di bulan Februari ini stok beras aman. Mau beli beras berapa pun ada. Tidak ada pengaruh paceklik,"tutur Ayong saat ditemui di PIBC, Senin (15/2/2016).

0 komentar:

Posting Komentar test