Headline :
Loading...

ads

Ini salah satu dampak Program Kebersihan Kota Makassar

Kamis, 14 April 2016

Dg. Intang (65), salah satu warga Kota Makassar yang berprofesi sebagai pemulung mengaku pendapatannya menurun karena program kebersihan yang dilaksanakan Walikota Makasar

Berbagai macam program Walikota Makassar untuk menyelesaikan persoalan sampah. Mulai dari Program Makassar Tidak Rantasa (MTR) dan Program Bank Sampah yang dilaksanakan berjalan lancar sampai saat ini dan sukses. Namun ada dampak lain yang terjadi pada sisi lain dari pelaksanaan program-program tersebut. Salah satunya terjadi pada seorang pemulung yang sudah puluhan tahun berprofesi sebagai pemulung dan mengalami dampak dari pelaksanaan program pemerintah tersebut.

Namanya Dg. Ngintang (65) warga Jalan Borong Jambu Kelurahan Bangkala Kecamatan Manggala yang sudah 7 tahun berprofesi sebagai pemulung dan menjadi pekerjaan yang dia harus lakukan untuk menghidupi 2 orang anaknya semenjak suaminya wafat

"Selama beberapa bulan ini pendapatan saya berkurang, jumlah timbangan botol plastik yang saya kumpulkan mulai menurun. Di sana sini bak sampah sudah jarang lagi menemukan botol botol plastik, saya juga merasa heran dimana botol plastik tersebut dibuang". keluh Dg. Ngintang.

Keseharian Dg. Ngintang, memikul karung-karung berisi sampah jenis plastik yang layak jual untuk menghidupi keluarganya

Dg. Ngintang mengakui setiap bulannya bisa menjual kepada salah seorang juragan plastik di TPA Dg.Baka (50) dengan harga 2000 perkilo untuk plastik gelas air mineral dan untuk jenis botol besar seharga 1500 perkilo.

"Saya biasa mendapatkan uang sebesar 500 ribu, tapi beberapa bulan terakhir ini jumlah pendapatan saya hanya 250 ribu". ujar Dg.Ngintang.

"Adapun botol plastik yang dikumpulkan itu saya dapatkan di ruas ruas jalan besar dan sebagian dari lorong lorong warga itupun kebetulan saya lihat berserakan di pinggiran jalan karena tempat saya mengais sudah tidak lagi saya temukan". tambah Dg. Ngintang.

Pada saat Dg. Ngintang dikonfirmasi terkait program Walikota Makassar Dg. Ngintang tersenyum lalu mengatakan tidak tahu, setelah diberi penjelasan dia tertarik untuk menjadi anggota Bank sampah.

0 komentar:

Posting Komentar test