Headline :
Loading...

ads

TANGKASANA - Jalan Beton dan Railing 'Kanal' Mariso Belum Tuntas, Tanggung Jawab Siapa ?

Kamis, 19 Mei 2016
Kondisi kumuh masih nampak pada jalan dan saluran yang belum tersentuh beton dan railing (foto:elzain)


Mariso, SuaraMakassar.com – Kali ini liputan Tangkasana berada di Mariso untuk mengkaji penuntasan proyek pembangunan Jalan Beton dan Railing di Saluran Sekunder (kanal kecil) yang dikerjakan oleh Dinas PU Kota Makassar dan PNPM Mandiri serta BKM Tu Mariso yang sudah setahun ini belum juga tuntas.

Dari 520 meter rencana pembuatan jalan dan railing yang dijanjikan, hanya terealisasi sekitar +/- 370 meter, masih ada sekitar 150 meter yang belum ada titik terang terkait penuntasannya.

Dari pemantauan reporter Tangkasana di lokasi tersebut, pekerjaan jalan dan railing yang sudah selesai hanya pada bagian ujung timur yang berbatasan dengan jalan Rajawali dan ujung barat yang berlokasi dekat dengan rumah susun, sementara pengerjaan di tengah di tengah-tengah sama sekali belum dikerjakan.

Ironisnya, prasasti proyek tersebut telah terpampang dengan baik pada batas ujung timur dan barat dan telah ditandatangani Camat Mariso bahwa seolah proyek ini telah rampung, padahal masih menyisakan sekira 150 meter pada bagian tengahnya.


Prasasti Camat Mariso dan KSM Realing di batas barat proyek jalan dan railing (foto:ibnu)



Prasasti Camat Mariso dan KSM Nuri Jaya di batas barat proyek jalan dan railing


Prasasti Lurah Mariso dan KSM M.T.R di batas timur proyek jalan dan railing (foto:ibnu)

"Kami masyarakat sekitar saluran air ini sangat menginginkan jalan beton dan railing ini dilanjutkan pekerjaannya. Manfaatnya banyak, tidak terkesan kumuh, apabila ada musibah kebakaran maka gampang evakuasinya, masyarakat tidak lagi membuang sampah di got sebab angkutan sampah bisa lewat, anak-anak bisa bermain dengan aman, yang pedagang bisa lancar masukkan dagangannya, masyarakat bisa saling silaturrahmi, dan akhirnya kami bisa berpartisipasi membuat lorong garden sesuai program pak Wali Kota" kata Firman sebagai Ketua RW 3 kelurahan Mariso.

"Mungkin bapak Walikota Makassar tidak tahu kalau ada pekerjaan jalan beton yang belum tuntas di sini," lanjut Firman.

Dari beberapa warga yang ditemui reporter Tangkasana, memang mereka menginginkan agar proyek ini segera dituntaskan.

"Warga di sini setuju semua ji pak," kata Firman yang langsung mendapat dukungan dari kerumunan warga saat dikunjungi reporter Tangkasana.

Bahkan Lurah Mariso H. Bohari B.T. saat ditemui di kantornya merasa senang bila jalan beton ini dilanjutkan, sebab penuntasan proyek tersebut menjadikan lingkungan kumuh bisa dientaskan. Namun menurutnya proyek tersebut bukan bagian dari tugas Kelurahan, tetapi bagian dari tugas Dinas PU Kota.

"Jangan kami yang menanyakan ke Dinas PU, nanti dikira minta proyek lagi," ujar Bohari dengan dialek Makassarnya.

Perjalanan liputan Tangkasana pun berlanjut mendatangi Kantor Kecamatan Mariso untuk mewawancarai langsung Camat Mariso tentang kondisi di area kecamatannya tersebut. Namun disayangkan Camat Mariso tidak berada di tempat.

Akhirnya, reporter Tangkasana pun menyambangi Kantor Dinas PU Kota Makassar untuk menemui Kadis PU Kota Makassar, Ir. M. Ansar M.Si,

"Ya proyek itu memang belum tuntas karena anggaran tahun 2015 itu aturannya dianggarkan tahun 2014, anggaran tahun 2016 dianggarkan tahun 2015, jadi selalu ada waktu setahun untuk membuat anggaran sebelum proyek tersebut dijalankan. Tapi, nanti kami akan survey lokasi tersebut dan menanyakan langsung ke BKM," ujar Ansar yang didampingi oleh Kabid Pengairan Kota Makassar.

Penyelesaian proyek Jalan Beton dan Railing di Kelurahan Mariso yang berbatasan dengan Kelurahan Lette sebaiknya lebih cepat lebih baik. Karena hal ini sejalan dengan program Walikota untuk memperindah setiap lorong di Kota Makassar, serta dengan tuntasnya proyek tersebut tentu aspek sosial lainnya bisa teratasi seperti yang diharapkan puluhan warga yang bermukim di daerah tersebut. (ia/sm)



Kondisi jalan yang telah diberi railing (foto:ibnu)
Kondisi jalan yang belum diberi railing, sekira ada 150 meter yang belum dikerjakan (foto:ibnu)






--------------------------------
*Tangkasana merupakan salah satu rubrik khusus Suara Makassar yang mengulas dan mengkaji seputar fenomena atau permasalahan sosial dan lingkungan yang terjadi Kota Makassar.


Kritik dan saran atau ingin memberikan info untuk dikaji dalam liputan Tangkasana ?
Silahkan kirim ke : redaksi@suaramakassar.com

0 komentar:

Posting Komentar test