Headline :
Loading...

ads

Tuntut Pembubaran RPLT, PLN Sulselbar : "RPLT tidak diawasi dan dibina PLN"

Kamis, 12 Mei 2016
Deputi Manajer Hukum dan Humas PLN Sulselbar (jilbab ungu) menemui Kelompok Pemerhati Publik Sulsel (foto:fadly)

SuaraMakassar.com - Kelompok Pemerhati Publik Sulsel kemarin (11/05/2016) melakukan aksi di depan Kantor Sulselbar menuntut penghentian praktek atau kegiatan Rumah Pelayanan Listrik Terpadu (RPLT) yang menyusahkan pelanggan dan calon pelanggan yang hendak bermohon atas penyediaan listrik di tempat mereka.

"Kami punya bukti kuat akan aktifitas pungli seperti yang saat ini sering terjadi di Pare-pare." kata salah satu demonstran ketika menuntut penangkapan Ketua RPLT, Arsyad Dg. Talle atas pelanggaran yang terbukti dilakukan.

Ditanyai lebih lanjut oleh SuaraMakassar.com mengapa hal tersebut belum dilaporkan ke pihak berwajib, Kelompok Pemerhati Publik Sulsel tersebut mengakui sedang menyusun bukti-bukti yang saat ini dipegang.

"Pasti, kami pasti akan lapor, kami sekarang sedang susun bukti-buktinya." tutupnya

Sementara itu diwawancarai lebih lanjut Deputi Manajer Hukum dan Humas PLN Sulselbar yang menemui aksi tersebut, Rosita mengatakan bahwa aksi penuntutan yang dilakukan Kelompok Pemerhati Publik Sulsel keliru jika dilayangkan kepada PLN Sulselbar, sebab RPLT tidak berada dalam pembinaan dan pengawasan PLN. (r/sm)

0 komentar:

Posting Komentar test