Headline :
Loading...

ads

Berkah Ramadhan, Omzet Tukang Pijit Meningkat

Jumat, 10 Juni 2016
 Masjid Raya, SuaraMakassar.com - Di Bulan Ramadhan bukan hanya pedagang pakaian dan makanan yang panen, melainkan juga tukang urut di Masjid Raya Makassar. Bahar tukang pijat tunanetra yang 'praktek' di pelataran lantai 1 Masjid Raya mengakui kalau di bulan ramadhan omzetnya meningkat.

 "Kalau ramadhan saya terima pasien urut 5 - 10 orang atau Rp. 200.000,- perhari, apalagi kalau hari Jumat. Hari biasa bukan ramadhan hanya jumat yang ramai," kata Bahar. Kalau bukan ramadhan paling banyak 5 orang. Ramadhan kali ini adalah tahun ketujuh dia berprofesi  sebagai tukang urut.

James (56) menuturkan bahwa  omzetnya sebagai tukang urut juga bertambah. "Banyaknya orang minta diurut saat puasa disebakan kondisi badan yang lemas, dan lapar, sehingga merasa nyaman setelah diurut." lanjut pria keturunan Tionghoa ini.

Namun tahun ini pendapatan James menurun dibanding dengan ramadhan tahun lalu. "Tidak tahu apa sebabnya menurun pak," tambahnya.

Menurutnya, sebagai seorang mualaf ia mensyukuri pekerjaannya.

"Dari jasa urut ini saya bisa menyekolahkan anak hingga sarjana dan Alhamdulillah saya telah 20 tahun berprofesi sebagai tukang pijat,"


Penjual Jasa tukang urut di Masjid Raya cukup banyak, selain Bahar dan James masih ada sekitar tiga orang lain sedang mengurut, dan ada sekelompok anak remaja juga menawarkan jasa pijat dengan tarif Rp. 5.000,- per orang.(ia/sm)

0 komentar:

Posting Komentar test