Headline :
Loading...

ads

TANGKASANA - Janji Pemerintah di Ujung Kota Makassar dan Gowa

Kamis, 02 Juni 2016


SuaraMakassar.com - Masyarakat yang bermukim di batas kota merasa terabaikan dengan sarana fasilitas umum yang menjadi hak mereka. Hal inilah yang dialami oleh masyarakat di Jalan Syekh Yusuf, sudah berapa kali terganti Wali Kota Makassar dan Bupati Gowa, jalanan masih tergenang hingga hari ini. Posisi letak wilayah ini beradan antara wilayah Pemkot Makassar dan wilayah  Pemda Gowa.

"Saluran air (got) sebelah timur ini milik Gowa dan Saluran air bagian barat milik Makassar." kata Reno Setyawan, tokoh masyarakat setempat.

Lanjut Reno mengatakan bahwa akibat dari tidak adanya koordinasi antar wilayah dan tidak adanya rasa tanggungjawab, serta saling menunggu diantara kedua pemeritahan yang membuat pembangunan terabaikan di wilayah tersebut. Hal itu terbukti karena warga setempat telah dua kali mengadukan masalah ini ke DPRD Kota Makassar dan DPRD Propinsi Sulsel, yaitu kemarin 01 Juni 2015 dan Pebruari 2016 lalu.

"Karena tidak ada respon dari pemerintah maka kami melakukan aksi menutup jalan ini hingga ada perbaikan jalan. Kami tidak mau lagi dengan janji-janji." ungkap Syahrul Minwar sebagai kordinator aksi penutupan jalan.

Berdasarkan pantauan wartawan Tangkasana, terlihat jalan Syekh Yusuf  ditutup. Akibatnya jalur menuju wilayah Kacong Dg Lalang dan Alauddin dan sebaliknya jadi terganggu.



Dampak buruk yang ditimbulkan dari ketidakpedulian pemerintah atas genangan abadi tersebut yaitu, aktifitas perdagangan dari pemilik toko di wilayah ini kurang lancar, boleh jadi merugi, pengendara jadi tidak efisien karena harus melalui jalan lain dan jaraknya jauh, sanitasi lingkungan yang buruk sehingga menimbulkan berbagai penyakit, kecelakan lalu lintas - jatuh dari kendaraan, dan lainnya.

Beberapa pembangunan di batas kota terabaikan seperti poros Tamalanrea Makassar dan Monconloe Maros, barombong Makassar dan Gowa, serta Jalan Syekh Yusuf Makassar dan Kacong Dg Lalang Gowa.
Batas Kota menjadi dilema pembangunan, siapa penanggung jawabnya. Saatnya duduk bersama membangun Kota.(ia/sm)


--------------------------------
*Tangkasana merupakan salah satu rubrik khusus Suara Makassar yang mengulas dan mengkaji seputar fenomena atau permasalahan sosial dan lingkungan yang terjadi Kota Makassar.

Kritik dan saran atau ingin memberikan info untuk dikaji dalam liputan Tangkasana ?
Silahkan kirim ke : redaksi@suaramakassar.com

0 komentar:

Posting Komentar test