Headline :
Loading...

ads

Dilarang Parkir di Sekolah, Depan Sekolah dan Rumah Warga Pun Jadi Lahan Parkir

Jumat, 31 Maret 2017
 
SuaraMakssar.com - Larangan berkendara sepeda motor ke sekolah nanpaknya tidak diindahkan oleh berapa siswa. Walaupun sekolah tidak memperkenankan memarkir kendaraan dalam halaman sekolah akan tetapi mereka para siswa memarkir kendaraan di depan sekolah.

Keadaan ini dimanfaatkan oleh warga sekitar untuk mengelola parkiran di depan sekolah dan rumah-rumah mereka.
Dari pantauan Suara Makassar di sekitar SMP Negeri 1, SMA Negeri 3, SMA 8 Jalan Baji Areng dan sekitar SMP Negeri 3 Jalan Baji Gau, terlihat ratusan kendaraan sepeda motor berjejer rapi di depan halaman sekolah.
Walaupun sebenarnya jalanan hanya bisa dilalui satu arah karena sisi jalan digunakan parkir motor. Pengelola parkir menetapkan tarif Rp. 2.000 per kendaraan.

Jalanan nampak sesak dipenuhi puluhan motor yang parkir

Salam alias Lupus yang sehari hari harinya penjaga sekolah SMP Negeri 1 menuturkan bahwa penjagaan parkir di depan sekolah ini sebenarnya sangat bagus, karena motor siswa dijaga sampai pulang sekolah dan aman. Waktu belum ada yang kelola parkiran seperti ini selalu ada siswa kehilangan motor.
"Kami di sini 3 orang yang menjaga motor setiap hari. Kami juga menyetor ke pengelola parkir pemerintah setiap hari. Kalau tidak pasti kami tidak diberi ijin," ujar salah seorang penjaga parkir yang tidak mau sebut namanya.

Namun demikian ketiga petugas parkir tersebut tidak memakai rompi petugas parkir resmi Pemkot.

Reporter : Ahmad

0 komentar:

Posting Komentar test