Headline :
Loading...

ads

Ivan Gunawan : Masyarakat Sulsel Tinggi Selera Fashionnya

Senin, 03 April 2017
SuaraMakassar.com - Perancang Muda Ivan Gunawan dan Hengky Kawilarang menilai bahwa event Femme Beauty Fashion Week (CBFW) berganti tahun makin berkualitas. Hal ini menandakan bahwa pandangan dan selera fashion masyarakat Sulsel utamanya wanita cukup tinggi dan apresiatif. Keduanya menyampaikan pandangannya perihal masyarakat fashion masyarakat Sulsel pada press confrence, kemarin di lokasi CBFW.

Wanita Sulsel demam bergaya. Jadi buat event fashion di Makassar itu tidak pernah rugi. Menurutnya sudah tiga tahun berturut-turut ikut meramaikan Fashion Week. 

"Saya tidak mau terlibat kalau event nya tidak bergengsi dan asal-asalan." Kata Igun panggilan akrab Ivan Gunawan.

Dia mengungkapkan bahwa sampai hari penutupan ini, sudah mengantongi hasil penjualan Rp. 70 juta, dan jumlahnya pun meningkat hingga penutupan acara.

Iklim fashion di Sulsel cukup menjanjikan. Dengan dasar ini, Ivan Gunawan akan berinvestasi dan membuka toko fashion tahun ini di Makassar 

Hengky mengiyakan ucapan Igun bahwa penyumbang penjualan baju rancangannya, 30 % dari Makassar.

Igun dan Hengky sering menggunakan kain tradisional untuk koleksi-koleksi rancangannya. Mereka menyadari bahwa corak dan kualitas tenunan tradisional itu sangat kaya. 

"Banyaknya perancang busana yang berbakat dari tanah air, saya mengharapkan untuk menggarap kain tradisional sebab kalau bukan kita yang olah, maka orang luar yang akan mengambil peran itu. Sering saya jumpai di luar negeri, dijual sangat mahal, padahal bahannya dari sini. Tenun dari Toraja laku di London," ujarnya penuh harap.

Namun keduanya mengalami kendala untuk produksi yang banyak sebab bahan terbatas. Selain itu perawatan untuk tenun tradisional seperti sutra Sengkang sangat susah, misalnya pencuciannya.

Sementara itu Hengky menilai perlunya ada sinergi antara pemerintah daerah dengan perancang dalam mengembangkan industri fashion daerahnya. Pemerintah daerah bisa mengajak para desainer untuk melaksanakan event fashion di dalam dan luar negeri. 

Igun menambahkan bahwa selama ini ia lebih banyak menggunakan batik dari Kudus, sebab pemerintah dan masyarakat Kudus memahami yang dia butuhkan serta ada subsidi harga yang diberikan oleh Pemda Kudus.

Selayaknya memang pemerintah daerah turut membantu industri fashion daerah ini dengan bekerja sama dengan desainer desainer nasional agar industri kreatif daerah ini berkembang. 

Reporter : Ahmad

0 komentar:

Posting Komentar test