Headline :
Loading...

ads

Kabid LH HMI Cabang Makassar Kecam Sirkus Hewan di Panakkukang Square

Rabu, 19 April 2017
SuaraMakassar.com – Masyarakat kota Makassar kali ini dihebohkan dengan adanya pameran lumba-lumba dan hewan satwa yang mulai beroperasi pada 14 April 2017 pada event Dolphin Arena yang berlangsung di Area Parkir Belakang Panakkukang Square, Jalan Pandang Raya.

Kegiatan yang menggarap lahan seluas kurang lebih 1.500 meter persegi ini menggunakan konsep sirkus, antara lain pertunjukan lumba-lumba dan hewan satwa lainnya seperti berang-berang dan singa laut untuk menarik perhatian masyarakat Makassar guna berkunjung ke acara tersebut dengan tarif komersil berkisar mulai Rp. 55.000 hingga Rp. 90.000 dengan ketentuan yang berbeda.

Melihat kondisi ini, beberapa organisasi/lembaga dan pemerhati lingkungan mulai gencar menyatakan pendapat terkait fenomena tersebut, antara lain dari Ketua Bidang Lingkungan Hidup Himpunan Mahasiswa Islam ( HmI ) Cabang Makassar Periode 2017-2018, Andi Kahar Budianto. Beliau menyampaikan kecaman atas adanya pelanggaran undang-undang republik Indonesia.

“Kami dari bidang Lingkungan Hidup HMI cabang Makassar sangat mengecam keras dengan adanya pameran sirkus di Panakkukang Square, sebab pengelola sirkus tersebut telah melanggar aturan perundang-undangan No.5 tahun 1990 tentang konservasi sumber daya alam hayati dan sangat menyiksa hewan yang dilindungi, tidak lepas dari kondisi internasional sirkus lumba-lumba telah lama sudah tidak diperbolehkan diwilayah Eropa, sedangkan wilayah Amerika masih sedang diperjuangkan dengan gigih oleh para aktivis lingkungan hidup disana”. Ucapnya..

Kemudian Andy, sapaan akrab beliau mendesak pemerintah harus mengambil sikap dan tidak membiarkan kejadian ini, “Oleh karna itu, kami dengan tegas meminta kepada pemerintah kota Makassar untuk menindaki pengelola sirkus lumba-lumba dan pengelola panakkukang square, hal ini dikarenakan mereka telah melanggar perundang-undangan yang ada di Indonesia.” tambahnya.

Sebelumnya, kegiatan Sirkus Lumba-Lumba pernah berlangsung di Makassar pada tahun 2005 di Mall GTC Tanjung dan beberapa kota lainnya di Indonesia, namun tidak sedikit pula yang mengecam kegiatan sejenis ini seperti yang terjadi di Jakarta, Gresik, Balikpapan dan Denpasar yang mengambil tagline “Sirkus Lumba Bukan Edukasi” dengan hastag #StopSirkusLumba.

Diketahui pihak pengelola Bivi Creative yang bekerja sama dengan Jaya Ancol akan melangsungkan kegiatan ini hingga 14 Mei 2017 mendatang dan pihaknya telah menyediakan berbagai macam lomba dan hadiah khusus untuk pengunjung.

Kontributor : Imaduddin

0 komentar:

Posting Komentar test