TANJAB BARAT – Praktik perjudian jenis Togel diduga beroperasi secara terbuka dan leluasa di wilayah Desa Panoban, Kecamatan Batang Asam, Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Bahkan, lokasi yang dijadikan tempat transaksi dan pencatatan nomor tebakan tersebut berada di area samping penimbangan buah sawit (RAM), tempat yang seharusnya menjadi pusat kegiatan ekonomi warga.
Kepemilikan bukti berupa catatan tertulis yang memuat daftar hari dan deretan angka-angka yang menjadi ciri khas permainan Togel ini semakin memperkuat dugaan maraknya praktik ilegal tersebut. Catatan rapi yang memuat kolom Senin, Rabu, Kamis, Sabtu, hingga Minggu beserta rangkaian angkanya ini menjadi saksi bisu betapa terorganisirnya kegiatan yang melanggar hukum tersebut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari masyarakat setempat, nama Tamba santer disebut-sebut sebagai sosok yang diduga kuat menjadi pengendali atau penanggung jawab utama dari praktik perjudian yang berlangsung di area penimbangan sawit tersebut. Keberadaannya diketahui warga, namun hingga saat ini kegiatan tersebut masih terus berjalan tanpa ada hambatan berarti.
Saat didatangi tim jurnalis di lokasi, diduga si penulis mengatakan, pemilik perjudian tersebut adalah Si Tamba.
"Yang punya Si-Tamba" Ungkapnya singkat. Pada Minggu (28/6/2026)
Warga menilai keberadaan praktik judi ini sangat meresahkan. Selain merusak tatanan sosial dan moral, keberadaannya di lokasi umum seperti tempat penimbangan sawit dinilai sangat tidak pantas dan mencoreng citra lingkungan yang seharusnya bersih dari kegiatan yang merugikan.
Masyarakat berharap aparat penegak hukum, baik Kepolisian maupun pihak terkait di Kecamatan Batang Asam, segera menindaklanjuti bukti yang sudah sangat nyata ini. Keberadaan catatan tertulis yang menjadi bukti otentik harus menjadi pintu masuk untuk membongkar jaringan dan menindak tegas pelaku serta pengendali yang bernama Juntak tersebut.
Warga menekankan agar praktik ilegal ini tidak dibiarkan berlarut-larut, karena sangat merugikan banyak pihak dan dapat menghancurkan masa depan serta kesejahteraan ekonomi masyarakat jika terus dibiarkan tumbuh subur di tengah lingkungan desa.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada tindakan resmi dari aparat setempat terkait bukti yang telah terungkap ini. Redaksi akan terus mengawal perkembangan kasus ini demi terciptanya keamanan dan ketertiban di Desa Panoban.


Social Header